Aku menyerapah malam
hingga didihnya menyerupa embun
dan gerimis panik menjadi hujan.
Belukar kata-kataku menghutan di pelataran
Membelit setiap be-basa yang kau tuturkan.
Tak lebih
aku cuma butuh jumbuh
Ihtiarku ,,
menggamit rerupa warna dipelepah matabatinku
Mana riwayat arif yang kau
Syi'arkan ?
Aku merasa tiada berkawan*
Semua pekat beristimbat
Untuk Terang ( ? )
Bahkan Setan_pun membela tuhan**
Verdomme..!!
*lirik BCL_aku tak mau sendiri
**YB mangun_burung2 manyar
Serapah Tak Berguna
Label: win's poem
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar